Puasa Ramadan 1441 (4) – Peka, dosa, korona
Apakah puasa Ramadan 1441 H kita diterima Allah SWT? Wollohu aklam bissowab. Seandainya tidak diterima, betapa ruginya kita karena hanya[…]
Apakah puasa Ramadan 1441 H kita diterima Allah SWT? Wollohu aklam bissowab. Seandainya tidak diterima, betapa ruginya kita karena hanya[…]
Hari ketiga Ramadan 1441 H Aku ingin memegang dua tangan mungil itu Mungil sekali dan setengah mungil Yang satu mengikuti […]
Hari kedua Ramadan 1441 H Entah kenapa aku terpana Usai tarawih sendiri di pondok Seolah terkarantina di masa korona ini[…]
Ini hari pertama puasa 1441 H Sekaligus merupakan puasa korona Di seluruh dunia, diminta tanpa tarawih Tentu rukun sahur dan[…]
Memutus rantai Menarik nafas semangat hidup hari ini Manusia a-sosial Makhluk individual Keluar dari rel irama hidup Keheningan sendiri Bergeming[…]
Wah, ditempeleng? “Sebenarnya bukan ditempeleng seperti menampar gitu. Tapi kepala saya didorong dari belakang,” ujar Iyan, yang biasa dipanggil Si[…]
Kaki tua kami menapak sebanyak 36. 497 langkah. Tepatnya 18.055 langkah pada hari pertama dan 18.442 langkah pada hari kedua.[…]
Cuaca agak gerah, tapi angin berhembus sepoi basah. Pandangan terbuka luas ke hamparan perkuburan. Hanya ada beberapa pohon besar. Tapi[…]
“Ada sesuatu yang ingin kukatakan” “Aku sudah tahu” “Dari siapa Enggit tahu?” “Dari setiap bunga yang ada di sekeliling rumah[…]
Pria mengaku berusia 74 tahun ini nyerocos tentang film masa lalu. Wiwi Basar namanya. Itu pun menurut pengakuannya. Ia cerita[…]