Langkah Kaki Tapak Hati (1)
Langkah patah-patah Ketajaman merekah Di ujung jalan panjang ini Kutikam dendam, tusukan bertalu-talu Sayatan bertubi-tubi Sembilu meraba tulang Semburat merah[…]
Langkah patah-patah Ketajaman merekah Di ujung jalan panjang ini Kutikam dendam, tusukan bertalu-talu Sayatan bertubi-tubi Sembilu meraba tulang Semburat merah[…]
Tanah retak, membentuk kotak-kotak Batang pohon merekah, pecah pecah Dedaunan layu, satu-satu helai kuning itu melayang Hinggap di atas rerumputan[…]
Kecil menjadi teman besar menjadi lawan bahkan mematikan kecil buat memasak menyalakan kompor memantik rokok kecil harus diperbesar[…]
Pulau Obi dimana? Kerja apa? Ibu itu tiba-tiba saja berceloteh begitu duduk di sebelah saya, di ruang tunggu salah satu[…]
“Kamu pernah memperhatikan seorang anak kecil memakai masker?,” seorang teman bertanya. “Tentu pernah emangnya kenapa?” “Apa yang kamu perhatikan? Apa[…]
Seorang teman di Medan melihat foto saya bersama-teman-teman Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) sedang diskusi Reboan di Jakarta. Ia menanyakan apa[…]
Sebenarnya tidak sepanjang Sabtu paling tak sampai setengah Sabtu dari pukul 10.00 hingga 15.00. Luar biasa berarti, karena kami lama[…]
Pagar adalah batas Diri sendiri dengan yang lain Dengan yang bukan milik sendiri Dengan bukan milik kelompok Dengan bukan teman dan[…]
Sejak subuh gerimis membasuh Sesekali deras ditiup angin ke beranda Basah kuyup keset di depan pintu Untung tak ada kaki[…]
Jumat ini seperti Jumat Jumat lalu mandi siang shalat siang, pengganti Zuhur Sebelumnya siraman rohani lewat khutbah menyejukkan, ditinggal semua[…]