Ilustrasi - Pagar. (pngtree)
Pagar adalah batas
Diri sendiri dengan yang lain
Dengan yang bukan milik sendiri
Dengan bukan milik kelompok
Dengan bukan teman dan sahabat
Ada pagar rumah dan bangunan
Ada pagar lorong dan gang
Ada pagar kompleks dan komunitas
Ada pagar lahan darat, laut dan udara
Ada pagar diri
Inilah pagar diri
Doa jimat mantera
Doeloe ada baju besi
Kini pistol senapan dan senpi
Termasuk aturan dan perundangan
Hayatilah UUD 45, itu untuk kedaulatan bangsa dan negara
Intinya tetap berbatasan dengan diri sendiri
Dengan keluarga, dengan kaum, komunitas,
Rakyat dan semesta alam
Bumi, air dan kekayaan alam
Dikuasai negara untuk kemakmuran raykat.
Keinginan pencetus bangsa
Kenyataan hari ini
Pagar itu berubah makna
Padahal ini adalah batas diri
Demarkasi bagi rakyat bangsa dan negara
Dari penjajah dan pengkhianat kedaulatan
Ini adalah pagar diri
Batas zona dan wilayah
Memagar air memasung nelayan
Pagar lah diri dan kelompokmu
Ambil bagianmu
Hisap air laut itu
Makan tanah lahan itu
Hingga buncit perutmu
Hingga meledak mengeluarkan lahar
Menghempaskan pagar dirimu
Menghanyutkan pagar duri
Yang merantai anak bangs aini.
***
Jakarta, 17052025.