Fokus hari ini (2) – Kurban..darah…daging


Ilustrasi - Khewan domba untuk kurban. (pngtree)

Ketika menyaksikan pemotongan khewan kurban pada Idul Adha 1446 H lalu, saya terpana, membayangkan berapa ribu atau juta liter darah berhamburan ke tanah dan berapa ribu atau juta ton daging menggunung untuk dibagikan. Di Tanah Suci saja, ada sekitar 1,6 juta jamaah dari seluruh dunia, di antaranya yang paling banyak dari Indonesia, 203. 158 jamaah.

Kemudian, di hampir semua negara di dunia ini banyak ummat Islam yang juga berqurban pada hari mulia itu, sehingga benak saya tak sanggup membayangkan betapa banyaknya daging kurban yang harus dibagikan kepada para mustahik. Dan..berapa juta liter darah yang tumpah di atas tanah?

Ini mulai terjadi sejak zaman kenabian belasan abad lalu, ketika Nabi Ibrahim Alaihissalam diperintahkan memotong leher puteranya Nabi Ismail, yang kemudian Ismail diganti dengan qibas. Luar biasa peristiwa keagamaan ini. Alangkah banyaknya khewan qibas, domba, kambing, lembu, onta, di alam ini. Allah SWT menyediakannya untuk kebutuhan ummatnya sedunia dalam menjalankan kewajiban pada setiap bulan Zulhijah setiap tahunnya.

Inti peristiwa akbar ini adalah keiklasan dan pengorbanan. Iklas mengeluarkan dana untuk membeli khewan kurban dan berkorban finansial untuk mewujudkannya. Banyak orang yang punya dana pas-pasan namun tetap ingin berkurban. Mereka percaya bahwa dana itu tak lama kemudian akan kembali lagi. Di satu dusun di Jawa Tengah, masyarakatnya baik yang bekerja sebagai petani mau pun buruh di luar kota, setiap tahun berkurban, terkumpul ratusan kambing. Mereka menabung tiap hari demi untuk berkurban di hari raya haji Idul Adha.  (bersambung)

 

 

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *