Bulan purnama


Ilustrasi - Bulan purnama. (arl)

Malam ini cahayanya melimpah
Tajam, menembus sela dedaunan
Purnama, kata orang bulan penuh
Sayang, anak-anak tak ada keluar malam
Padahal mereka selalu berdendang
Terkadang saling bersahutan mengisi bunyi malam yang baru turun.

“jangan berlama-lama di luar rumah.
Bila bulan penuh ia kan datang”

“siapa?”

“suaranya terkikik kik kik kik dari rumpun rimbun daunan bambu. Orang menyebutnya kunti.”

“wuih..”

“biasanya ia terkikik panjang. Setelah terkikik tiga macam tawa, ia menghilang. Kiik kik kik, kek kek kek, he he he he.”

“ah, jangan nakuti.”

“ikutlah main kartu sama kami di pos ronda. Tapi kalau dengar suaranya, jangan noleh. Ia biasa datang ketika waktu merangkak tengah malam.”

Bulan penuh mencurahkan cahayanya
Daun bergoyang-goyang seolah bercanda
Sesekali kubidik mengabadikan keindahannya
Mungkin kunti itu terpesona
Atau suara musang kesemsem dengan bayangannya.

“kakek pernah mendengar dan melihatnya?”

“kalo belum masa kakek berani cerita.”

“terus gimana?”

“Lempar aja pake batu, tak lama kemudian ia pergi.”

 

Kini matahari sudah muncul menggantikan bulan

Tak ada cerita tentang kunti

Semalam ia ternyata tidak datang.

 

oOo

ciampea, 05072020

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *