Ia adalah puisi


Sketsa wajah Taufik Ismail.

(untuk Taufik Ismail, 83 tahun)

Ia adalah puisi
Menjelma dari kata-kata
Dari gerak, sikap, nafas, loyalitas tak terbandingkan
Puisi itu tertulis dari untaian kata
kata itu keluar dari dalam dada
Dari jiwa sanubari
Yang tersentuh akibat sesuatu yang tidak seperti sesuatu
Di sekitar dan lingkungannya
Dari peradaban
Dari kepercayaan, ideologi dan agama
Dari kepalsuan, kenistaan dan kebusukan
Dari kebaikan, ketulusan, keluguan, kebersahajaan

Ia adalah puisi
Hokori no ue no hokori
Itu adalah Debu di atas Debu
Diawali dengan doa terdalam
Doa Dalam Lagu (1953), ketika manusia lebih mengutamakan rasa satu
Diakhiri dengan
Masih Adakah Kiranya Harapan (2005-2011)
Masa panjang ketika orang-orang memuja uang
Ketika 17 dari 33 gubernur jadi tersangka
Ketika 147 dari 473 bupati dan walkot jadi tersangka
Ketika 27 dari 50 anggota dpr ditahan
Ketika 967 anggota dprd jadi terdakwa dan masuk penjara
Itulah isi puisi terakhir yang ke-263
Di zaman amburadul ini
Di masa sontoloyo ini
Dan angka-angka itu terus membengkak setelah penulisan 2011 itu.

Ia adalah puisi
Berasal dari doa kepada orangtua
Berakhir dengan kekhawatiran paling dalam terhadap penyelenggara negara
Ia adalah internal, jiwa yang memohon
Ia adalah eksternal, pikir yang khawatir
Padahal ia hanyalah noktah debu di semesta ini
Tapi debu yang kilau bercahaya
Yang lantang suaranya dalam 83 tahun
Ketika gembira mengumumkan Debu di Atas Debu di aula terapung
Sudah menyentuh sepuluh bahasa, dibaca pula dengan lantang

Ia adalah puisi
Yang lahir dari perut zaman
Penuh dengan perenungan
Sudah 83 tahun usianya
Tetap menulis puisi
Mengekspresikan rasa dan pikir orang banyak
halus dan peka dengan lingkungan
Ia katakan: Malu (aku) jadi orang Indonesia (1998)

Ia adalah puisi
bukan lagi menulis puisi
ia sudah menjelma menjadi puisi
Yang dapat dibaca menggunakan bahasa apa pun
Dari sisi mana pun
dengan arti apa pun
dengan makna apa pun
ia menorehkan sejarah

Ia adalah puisi
Lahir dari rahim zaman
Berjudul Taufik Ismail.
***
a.r. loebis
Aula Terapung UI, Depok, 23102018

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *