AI uraikan visi misi FWK


Ilustrasi diskusi Reboan FWK. (arl)

Seorang teman di Medan melihat foto saya bersama-teman-teman Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) sedang diskusi Reboan di Jakarta. Ia menanyakan apa itu FWK.

Ee beberapa hari kemudian ada lagi yang bertanya, rekan di Bandung. Mereka tertarik dengan hasil diskusi yang disiarkan di media.  Seorang anak muda bertanya, apa itu FWK, ketika melihat di kaos saya ada tulisan Forum Wartawan Kebangsaan.

Ada pula seorang teman menyatakan ia faham FWK karena melihatnya lewat AI. Dalam benak saya, hebat juga nih FWK, banyak yang tertarik bahkan sudah ada pula dalam info yang disiarkan AI.

Saya iseng-iseng bertanya pada AI dan inilah jawaban mesin itu:

 

Ini rangkuman Visi Misi Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) yang didirikan akhir 2025 oleh wartawan senior, diprakarsai Hendry Ch. Bangun (mantan Ketum PWI & Wakil Ketua Dewan Pers). 

FWK bukan bagian PWI, tapi anggotanya adalah wartawan senior pemegang Sertifikasi Utama yang teruji. Disebut sebagai “tenda besar” untuk titik temu pemikiran kebangsaan.

Visi Utama adalah Memperkuat ideologi kebangsaan di ruang pemberitaan media massa dengan menempatkan kedaulatan bangsa dan komitmen pada NKRI sebagai pijakan utama. 

Prinsipnya adalah “Independen, tetapi berwawasan kebangsaan”  

Ilustrasi – Hendry Ch Bangun (kanan) dan Raja Pane, dua tokoh FWK. (arl)

Misi & Tujuan:Memperkuat fondasi ideologi kebangsaan wartawan agar produk jurnalistik berpegang teguh pada kepentingan nasional.

Menjadi wadah perjuangan gagasan, pemikiran keindonesiaan, menjaga kedekatan emosional profesi & tanggung jawab moral terhadap bangsa. 

Menjadi jembatan & fasilitator suara yang menginspirasi — menghadirkan suara negara yang tegas sekaligus menyuarakan realitas rakyat.

Menghadirkan pemikiran kritis, alternatif kebijakan, dan solusi konkret bagi pemerintah dalam menghadapi geopolitik, disrupsi teknologi, hingga krisis sosial. 

Slogan FWK: NKRI Harga Mati. Berbeda boleh tapi semuanya untuk Tanah Air. 

Dalam Pra Rakernas FWK 29 November 2025 di Dataran Tinggi Bogor (di rumah Koordinator Nasional FWK Raja Pane), Hendry menegaskan: “FWK itu kumpulan para wartawan senior yang peduli kebangsaan. Memperkuat dan mempertajam ideologi kebangsaan wartawan dan media massa, supaya media mempunyai ideologi yang kuat.”

Untuk 2026, program FWK fokus mengawal isu yang belum tuntas 2025: Program Makan Bergizi Gratis (MBG), reformasi Polri, dan kontrol agar persiapan Pemilu 2029 tidak melupakan rakyat.  ***

 Dalam kesempatan pada diskusi Reboan FWK, Hendry Ch Bangun menuturkan FWK siap dan akan berkolaborasi dengan forum-forum lain yang berkaitan dengan jurnalistik, demi meluaskan visi misi FWK yang berkebangsaan itu.

“Kita ingin FWK semakin berkembang dan saat ini sudah ada coordinator daerah di beberapa provinsi, sedangkan pemberitaan kita mencakup media dari Sabang hingga Merauke,” ujar Hendry.

FWK akan mengadakan Raker pertama di Jakarta pada 24-25 Oktober 2026, untuk menyusun program kerja ke depan.

Anda ingin tahu lebih banyak tentang FWK? Datang bergabung dengan kita pada diskusi Reboan di bilangan Tebet, Jakarta. Atau bertanyalah pada teman kita  AI yang pinter itu.  (arl)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *