Ilustrasi - Merenung. (walpaperlist.com)
Sudah beberapa bulan Fokus Hari Ini (FHI) tidak nongol. Sebelumnya sudah ada edisi FHI 1 hingga 6. Ini kejadian hari ini yang terkesan di hati. Rupanya banyak yang berminat dan menunggu-nunggu apa yang paling terkesan hari ini. Ada teman kirim WA, bertanya kok lama tak nulis FHI. “Nantilah,” saya jawab.
Saya mengamati apa yang sudah terjadi hingga siang hari, Maklumlah, hari ini tidak ada acara keluar rumah, berdua aja dengan isteri, padahal perasaan rindu bertemu dan bercengkerama dengan para cucu. Ada sembilan cucu dari tiga puteri, tinggal di wilayah Jabotabek, semua wajah mereka selalu terbayang..rindu siang dan malam, terutama ketika berdoa usai shalat. Semoga semua mereka sehat dan selamat dunia akhirat.
Biasanya akhir minggu kami selalu bertemu, atau ada di antara mereka yang ke rumah, namun akhir minggu ini semua ada acara, tambahan lagi sebagian mereka ujian sekolah awal minggu mendatang. “Nek..Atok..kami gak bisa datang minggu ini ya,” telepon salah seorang dari mereka.
Nah, usai santap siang masakan isteri terinta, di media arus utama dan medsos, masih terbaca kisah lima pewarta bersama tiga awak perahu Arupadhatu 1 yang hilang di perairan Selat Sunda, Senin 7 September 2026. Kini sudah hari ketujuh, tak ada bekas mereka, padahal puluhan kapal dan mungkin ratusan orang sudah berusaha mencari mereka. Kelima awak media itu ingin mengabadikan gambar dan mencari berita tentang anak Gunung Krakatau yang erupsi. Tapi akhirnya merekalah yang diberitakan. Alangkah miris dan ironisnya. Mereka hilang..keluarga kehilangan..air mata bercucuran..
Ee, Minggu (13/9/2026) muncul pula berita, kapal KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya-Makassar, hilang kontak. Kapal yang panjangnya 119 meter dan lebar 21 meter itu membawa sekitar 240 penumpang. Sedikit berita di media massa, sementara delapan orang hilang yang menumpang perahu kecil speed boat di Selat Sunda, beritanya menggebu-gebu, hingga presiden Prabowo angkat bicara dan melontarkan perintah.
Inilah kisah anak manusia, cucu Adam..semua kita berusaha dan ingin mewujudkan kehendak, tapi Allah SWT lah yang menentukan. Air mata berurai dimana-mana..tawa dan gelak berbuncah di sana sini..ada orang sedih..ada orang gembira..ada orang susah..ada orang senang..ada orang biasa-biasa saja..ada orang nestapa. Inilah ciri khas dunia..suara dan gerak serta ruang. menunjukkan karakter dunia makro dan alam mikro. Merenung lima menit lahirlah Fokus Hari Ini (7)..
Wallohu a’lam bissawab.
***
jakarta, 13092026.